Pengambangan SDM untuk Desa Wisata Papringan Ngadiprono Desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.31004/abdidas.v4i2.770Keywords:
sumber daya manusia, uang bambu, desa wisata Papringan Ngadiprono, NgadimulyoAbstract
Pasar Papringan Ngadiprono lahir karena inisiasi untuk memanfaatkan lahan bambu di Dusun Ngadiprono yang diabaikan dan tidak diperhatikan oleh masyarakat. Daya tarik dari Pasar Papringan Ngadiprono terletak pada penggunaan mata uang dari bambu dan segala hal yang ciri khas dengan kehidupan masyarakat Jawa mulai dari musik, kerajinan, pakaian, dan juga makanan yang dijual. Lokasinya sendiri dibangun tengah-tengah lahan bamboo sehingga memiliki daya tarik tersendiri. Antusias masyarakat menyambut keberadaan Desa Wisata Papringan ini belum diimbangi dengan kesiapan masyarakat Desa Ngadimulyo sehingga menimbulkan masalah baru. Metode yang digunakan dalam implementasi keilmuan ini dilakukan dengan penyuluhan dan sosialisasi bagi masyarakat setempat terutama yang memiliki andil dalam operasional Desa Wisata Papringan. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan kesiapan kepada masyarakat untuk terus menjalankan Desa Wisata Papringan dengan lebih maksimal dan memuaskan.
Downloads
References
Adawiyah, Wr, Praptapa, A, M. (2017). Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat (Community Based Rural Tourism) Di Desa Papringan. Prosiding Seminar Nasional Dan Call For Paper, 5(November), 1072–1083.
Noerchoidah, Purnaningrum, E., Fariana, R., & Subakir. (2020). Peningkatan Kualitas Sdm Dalam Mendukung Pengembangan Desa Wisata Banjarsari Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik Noerchoidah1,. Ekobis Abdimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1, 125–130.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ratih Pratiwi, Devi Trihandari Widyatania, Jamal Luthfi, Riesmita Kustanti, Sapta Yulinar Maulidya, Sofwan Baharrudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





