Penyuluhan Peningkatan Kepatuhan Pasien dengan Pengobatan TB di Puskesmas Karang Asam, Kota Samarinda, Kalimantan Timur
DOI:
https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i5.1253Keywords:
Tuberkulosis, Kepatuhan, Pengobatan, PuskesmasAbstract
Tuberkulosis (TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis (M. Tuberculosis). TB menjadi ancaman kesehatan serius masyarakat. Saat ini, Indonesia menempati peringkat kedua. Upaya paling efektif untuk menyembuhkan TB, menghentikan penyebaran bakteri penyebab TB, mencegah kematian, dan menghindari resistensi obat adalah dengan menjalani pengobatan TB. Kegiatan promosi kesehatan ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan dari pengobatan pasien TB di Puskesmas Karang Asam, Kota Samarinda. Metode kegiatan dilakukan pada Juni 2025 dengan pendekatan partisipatif edukatif yang mencakup penyuluhan interaktif kepada 22 pasien. Hasil Kegiatan diambil dari 22 pasien pada bulan Januari-Juni 2025. Selanjutnya didapatkan data karakteristik berdasarkan usia yaitu 2-5 tahun 14%, 6-18 tahun 23%, 19-50 tahun 27%, 51> tahun 36%. Kemudian untuk jenis kelamin didapatkan hasil yaitu laki-laki 64% dan perempuan 36%. Serta terkait dari kepatuhan pasien dalam pengobatan diketahui bahwa pasien tidak patuh sebanyak 9,1% dan pasien patuh sebanyak 90,9%. Kesimpulan dalam kegiatan ini terdapat pasien yang tidak patuh terhadap pengobatan. Pentingnya dilakukan edukasi kesehatan secara berkala sebagai langkah untuk pengendalian faktor risiko kegagalan dari pengobatan penyakit TB di tingkat layanan Puskesmas.
Downloads
References
Dewanti, S.W; Andrajati, R; Supardi, S. 2015. Pengaruh Konseling Dan Leaftlet Terhadap Efikasi Diri, Kepatuhan Minum Obat, Dan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di Dua Puskesmas Kota Depok. Jurnal Kefarmasian Indonesia, Vol 5 (1).
Kementerian Kesehatan Ri. 2020. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Tuberkulosis. Jakarta: Kemenkes Ri.
Kementerian Kesehatan Ri. 2025. Aksi Nyata Percepatan Eliminasi Tuberkulosis Di Indonesia. Diakses 25 Juli 2025. Https://Kemkes.Go.Id/Id/47510
Khamidah Dan Susmaneli, H. 2016. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Putus Berobat Pada Penderita Tb Paru Bta Positif (+) Di Wilayah Kerja Puskesmas Harapan Raya. Jurnal Kesehatan Komunitas, Vol. 3(2). Https://Doi.Org/10.25311/Keskom.Vol3.Iss2.109
Lestari Ni Putu Widaria Atik, Dkk. 2022. Perbedaan Usia Dan Jenis Kelamin Terhadap Ketuntasan Pengobatan Tb Paru Di Puskesmas Di Kota Kupang. Cendana Medical Journal. Vol. 23(1). Https://Doi.Org/10.35508/Cmj.V10i1.6802
Nisa, Q; Ruhyana, N; Affandi, T.T. 2025. Hubungan Usia Dan Tingkat Kepatuhan Pengobatan Terhadap Kesembuhan Pasien Tb Paru Di Rs Paru Sidawangi. Ibnu Sina: Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara. Vol. 24(1):222-231
Nur, Z.Z; Annisa, N; Ramadhan, A. M. 2018. Gambaran Karakteristik Dan Adherence Pasien Dengan Terapi Second-Line Mdr-Tb Di Rsud Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Proceedings Of Mulawarman Pharmaceutical Conference, Vol 8. Doi: Https://Doi.Org/10.30872/Mpc.V8i.346
Sunarmi Dan Kurniawaty. 2022. Hubungan Karakteristik Pasien Tb Paru Dengan Kejadian Tuberkulosis. Jurnal ‘Aisyiyah Medika. Vol 7(2): 182-187. Https://Doi.Org/10.36729/Jam.V7i2.865
World Health Organization. 2024. Global Tuberculosis Report 2024. Geneva: World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Vina Maulidya, Ruth Inathashinta Silaban, Herlina Lujuk, Irawati Irawati, Febrina Mahmudah, Nurul Annisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





