Lokakarya Modul Ajar Berbasis Cultural Responsive Teaching di SD Lab UM Blitar

Authors

  • Sa’dun Akbar Universitas Negeri Malang
  • M Luthfi Oktarianto Universitas Negeri Malang
  • Yuniawatika Yuniawatika Universitas Negeri Malang
  • Yuris Indria Persada Universitas Negeri Malang
  • Shinta Aishnabila Universitas Negeri Malang
  • Umi Salamah Universitas Negeri Malang
  • Rifqi Al Farizza Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i4.1183

Keywords:

Modul Ajar, Kearifan Lokal, Cultural Responsive Teaching, Kurikulum Merdeka, Pendidikan Dasar

Abstract

Pengembangan kurikulum berbasis kearifan lokal merupakan strategi penting dalam menciptakan pembelajaran yang kontekstual, namun guru seringkali mengalami kesulitan dalam menyusun modul ajar yang mengintegrasikan nilai budaya lokal secara sistematis. Menjawab tantangan tersebut, pengabdian ini dilaksanakan di SD Laboratorium UM Kota Blitar dengan tujuan meningkatkan kapasitas guru dalam mengembangkan modul ajar melalui lokakarya berpendekatan Cultural Responsive Teaching (CRT). Kegiatan ini terdiri atas pelatihan teoritis dan lokakarya kolaboratif yang melibatkan seluruh guru, baik dari kelas rendah maupun tinggi, serta kepala sekolah, dengan total peserta dan tim sekitar 50 orang. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif yang tinggi dari seluruh peserta. Program ini berhasil menghasilkan sejumlah draf modul ajar tematik untuk kelas rendah dan berbasis mata pelajaran untuk kelas tinggi yang mencerminkan pemahaman guru terhadap prinsip CRT dan integrasi budaya lokal. Sebagai kontribusi baru, program ini menunjukkan bahwa penggunaan media publikasi seperti poster digital efektif sebagai strategi untuk meningkatkan partisipasi peserta. Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi aplikatif bagi guru, tetapi juga menonjolkan kebaruan dalam strategi pelibatan komunitas sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

M Luthfi Oktarianto, Universitas Negeri Malang

Departemen Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah

Yuniawatika Yuniawatika, Universitas Negeri Malang

Departemen Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah

Yuris Indria Persada, Universitas Negeri Malang

Departemen Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah

Shinta Aishnabila, Universitas Negeri Malang

Departemen Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah

Umi Salamah, Universitas Negeri Malang

Departemen Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah

Rifqi Al Farizza, Universitas Negeri Malang

Departemen Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah

References

Abdalla, H., & Moussa, A. (2024). Culturally Responsive Teaching: Navigating Models and Implementing Effective Strategies. Acta Pedagogia Asiana, 3(2), 91–100. https://doi.org/10.53623/apga.v3i2.432

Afriatmei, F., Makki, M., & Jiwandono, I. S. (2023). Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Pada Tema Kearifan Lokal di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 9(3), 1286–1292. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i3.5289

Elly, A., & Mulyono, D. (2024). Workshop Pembuatan E-Modul Interaktif untuk Pembelajaran Berdiferensiasi di SD Negeri Rantau Kasih Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. ARSY : Jurnal Aplikasi Riset Kepada Masyarakat, 4(2), 52–58. https://doi.org/10.55583/arsy.v4i2.680

Fadillah, N., & Wahyudin, D. (2024). Analisis Pemahaman Guru Sekolah Dasar terhadap Karakteristik Kurikulum Merdeka. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 1881–1891. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i3.2367

Friselya, E. Y., Mujtahidin, M., & Ambarwati, L. (2025). Penggunaan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Piktogram Siswa Kelas IV SDN Telang 1 Bangkalan. Journal of Educational Science and E-Learning, 2(1), 35–43. https://doi.org/10.62354/jese.v2i1.33

Gay, G. (2015). The What, Why, and How of Culturally Responsive Teaching: International Mandates, Challenges, and Opportunities. Multicultural Education Review, 7(3), 123–139. https://doi.org/10.1080/2005615X.2015.1072079

Ialuna, F., Civitillo, S., & Jugert, P. (2024). Culturally Responsive Teaching, Teacher-Student Relationship and School Belongingness: A Multi-Informant Study in Ethnically Diverse Classrooms. Learning, Culture and Social Interaction, 47, 100839. https://doi.org/10.1016/j.lcsi.2024.100839

Indirayani, A. A. I. R., Sudiana, I. N., & Kristiantari, M. G. R. (2023). Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berkearifan Lokal Tradisi Ngayah untuk Menstimulasi Tumbuh dan Berkembangnya Karakter Profil Pelajar Pancasila Dimensi Bergotong Royong. PENDASI: Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2), 194–206. https://doi.org/10.23887/jurnal_pendas.v7i2.2290

Jubaedah, R., Dewi, D. A., & Istianti, T. (2025). Penguatan Karakter Siswa Sekolah Dasar Melalui Integrasi Kearifan Lokal dalam Proses Pembelajaran. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(2), 1286–1291. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i2.1765

Kartikasari, H. S. A., & Tryanasari, D. (2020). Folklore as Literacy Teaching Materials for Elementary School Students. Proceedings of the 1 St International Conference on Information Technology and Education (ICITE 2020). https://doi.org/10.2991/assehr.k.201214.222

Kuswandi, K. (2025). Culturally Responsive Teaching Modules to Improve Reading Comprehension of Narrative Text for Elementary School Students. Pedagogia : Jurnal Pendidikan, 14(2), 131–160. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v14i2.1899

Prasanty, A. B., & Nurlina, L. (2024). Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal dalam Pengajaran BIPA: Tinjauan Literatur. Educator: Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan, 4(1), 57–67. https://doi.org/10.51878/educator.v4i1.3350

Ramadan, A., Kresnadi, H., & Halidjah, S. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Adobe Flash Professional CS6 Pada Pembelajaran Tematik Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 61 Sungai Raya. Alpen: Jurnal Pendidikan Dasar, 7(2), 125–137. https://doi.org/10.24929/alpen.v7i2.235

Safirah, A. D., Nasution, N., & Dewi, U. (2024). Analysis of the Development Needs of HOTS-Based Electronic Student Worksheets with Culturally Responsive Teaching Approach in Elementary Schools. IJORER : International Journal of Recent Educational Research, 5(1), 243–256. https://doi.org/10.46245/ijorer.v5i1.533

Sarmadan, Alu, L., & Saadillah, A. (2024). Analisis Kebutuhan Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Berdiferensiasi Berbasis Kearifan Lokal. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 4(2), 1156–1163. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i2.641

Sukrin, S., & Ihlas, I. (2025). Integrasi Etnopedagogi dan Artificial Intellegence: Pendekatan Inovatif dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.71301/jipdasmen.v2i1.76

Warsihna, J., Ramdani, Z., Amri, A., Kembara, M. D., Steviano, I., Anas, Z., & Anggraena, Y. (2023). Tantangan dan Strategi Implementasi Kurikulum Merdeka pada Jenjang SD: Sebuah Temuan Multi-Perspektif. Kwangsan: Jurnal Teknologi Pendidikan, 11(1), 296. https://doi.org/10.31800/jtp.kw.v11n1.p296--311

Downloads

Published

2025-08-21

How to Cite

Akbar, S. ., Oktarianto, M. L. ., Yuniawatika, Y., Persada, Y. I. ., Aishnabila, S. ., Salamah, U. ., & Farizza, R. A. . (2025). Lokakarya Modul Ajar Berbasis Cultural Responsive Teaching di SD Lab UM Blitar. Jurnal Abdidas, 6(4), 393-403. https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i4.1183

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)