Pelatihan Penyusunan Modul Ajar dengan Integrasi Nilai Karakter Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.31004/abdidas.v5i5.1054Keywords:
Kurikulum merdeka, Modul ajar, Karakter pelajar pancasila, Guru SDAbstract
Penerapan Kurikulum Merdeka di Indonesia membawa perubahan dalam cara menyusun perangkat pembelajaran, terutama modul ajar yang kini harus memuat nilai-nilai karakter pelajar Pancasila. Di SD Laboratorium UM Kota Blitar, para guru menghadapi kesulitan dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan ketentuan tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar yang sistematis dan terintegrasi dengan nilai karakter pelajar Pancasila melalui pelatihan dan pendampingan. Program dilaksanakan melalui workshop selama tiga hari yang memadukan teori dan praktik langsung dengan melibatkan 17 guru kelas. Kegiatan terdiri dari tahap perencanaan berupa analisis kebutuhan, tahap pelaksanaan berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan modul, serta tahap evaluasi program. Setelah mengikuti program ini, para guru menunjukkan peningkatan kemampuan dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan berhasil mengintegrasikan nilai-nilai karakter pelajar Pancasila di dalamnya, dibuktikan dengan skor post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Modul yang dihasilkan telah melalui proses review dan revisi untuk memastikan kualitasnya. Keberhasilan program ini berkontribusi dalam membantu sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka dengan lebih baik sehingga dapat mendukung tercapainya tujuan pendidikan nasional.
Downloads
References
Akbar, S., Luh, N., & Nuraini, S. (2013). Pembelajaran Tematik Scientific dengan Pembelajaran Karakter Terintegrasi. 102–107.
Arjihan, C., Putri, D., Rindayati, E., & Damariswara, R. (2022). Kesulitan Calon Pendidik dalam Mengembangkan Perangkat Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. 3(1), 18–27.
Dewi, P. Y. A., & Primayana, K. H. (2019). Effect of Learning Module with Setting Contextual Teaching and Learning to Increase the Understanding of Concepts. International Journal of Education and Learning; Vol 1, No 1: June 2019. https://doi.org/10.31763/ijele.v1i1.26
Kemendikbudristek. (2023). Hampir 70 Persen Satuan Pendidikan Sudah Menerapkan Kurikulum Merdeka. https://www.kemdikbud.go.id/main/blog/2023/08/hampir-70-persen-satuan-pendidikan-sudah-menerapkan-kurikulum-merdeka
Komang, N., Merta, L., Widiartini, N. K., Angendari, M. D., & Ganesha, U. P. (2022). Pengembangan Bahan Ajar Embroidery Berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka. 13, 28–36.
Maulida, U. (2022). Pengembangan Modul Ajar Berbasis Kurikulum Merdeka. 5(2), 130–138.
Nurwiatin, N. (2022). Pengaruh Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar Dan Kesiapan Kepala Sekolah Terhadap Penyesuaian Pembelajaran Di Sekolah. 9(2), 472–487.
Ningsih, D. N., Sanusi, D., Wibawa, D. C., Sri, D., Ningsih, N., Fauzi, H. F., Ramdan, M. N., Suryakancana, U., Kunci, K., & Ajar, M. (2022). Pelatihan Penyusunan Modul Ajar yang Inovatif, Adaptif, dan Kolaboratif. 3(1), 82–92.
Nurhayati, P., & Emilzoli, M. (2022). Peningkatan Keterampilan Penyusunan Modul Ajar dan menerbitkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor intrakulikuler mencakup Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam yang terdiri dari Al-Quran Hadis , Akidah Akhlak , Fikih dan Sejarah Kebudayaan. 6(5), 1–9.
Putri, S. R., Efendi, R., & Aini, N. (2023). Pengembangan Media Video Animasi Terintegrasi Profil Pelajar Pancasila pada Mata Pelajaran Matematika Kelas IV Sekolah Dasar. 3, 5987–5998.
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3237
Rahima. (2022). Peningkatan Kemampuan Guru Smp Negeri 10 Kota Tebingtinggi dalam Menyusun Modul Ajar Kurikulum Merdeka Melalui Kegiatan. 92–106.
Santika, R., & Dafit, F. (2023). Implementasi Profil Pelajar Pancasila sebagai Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar. 7(6), 6641–6653. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5611
Sari, S. E., & Anwar, L. (2020). The Use of E-Modules to Improve Students ’ Understanding of Concepts and Independent Attitudes Through Google Classroom. 513, 70–77.
Shofia Rohmah, N. N., Markhamah, Sabar Narimo, & Choiriyah Widyasari. (2023). Strategi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dimensi Berkebhinekaan Global di Sekolah Dasar. Jurnal Elementaria Edukasia, 6(3), 1254–1269. https://doi.org/10.31949/jee.v6i3.6124
Yuhaga, Y. (2023). Peningkatan Keterampilan Guru Dalam Menyusun Modul Ajar Kurikulum Merdeka Melalui Pelatihan di SD Negeri 1 Pandran Raya Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara Semester I Tahun Pelajaran 2021/2022: Increasing Teachers’ Skills In Developing Independent Curriculum Teaching Modules Through Training In Sd Negeri 1 Pandran Raya, Teweh Tengah District, North Barito Regency, Semester I, Academic Year 2021/2022. Anterior Jurnal, 22, 52–58. https://doi.org/10.33084/anterior.v22i1.4197
Zahri, M., & Fuat, H. (2023). Kemampuan Menyusun Modul Ajar Guru SD pada Sekolah Penggerak di Kabupaten Bangkalan Mohammad Zahri 1 , Husnul Fuat 2 , Subakir 3 1. 7(1), 93–106. https://doi.org/10.36526/tr.v
Zaragoza, A., Seidel, T., & Hiebert, J. (2024). Exploring Preservice Teachers’ Abilities to Connect Professional Knowledge with Lesson Planning and Observation. European Journal of Teacher Education, 47(1), 120–139. https://doi.org/10.1080/02619768.2021.1996558
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sa’dun Akbar, M. Luthfi Oktarianto, Lilik Bintartik, Yuniawatika, Dio Fefry Pradana, Dinda Septiandini Kusumawardani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





