Pelatihan Pembuatan Aquarium Mini kepada Siswa Siswi SMAN 2 Padangpanjang
DOI:
https://doi.org/10.31004/abdidas.v4i6.875Keywords:
kreativitas seni, kriya, aquarium mini, pendidikan budaya, pariwisata lokal, SMAN 2 PadangpanjangAbstract
Dalam konteks pendidikan masa kini, kreativitas dan pelestarian budaya menjadi aspek penting yang sering terabaikan. Di SMAN 2 Padangpanjang, terdapat kebutuhan untuk mengintegrasikan kegiatan seni yang dapat menumbuhkan kreativitas dan menjaga tradisi budaya lokal di tengah pengaruh budaya asing yang semakin dominan. Pelatihan karya seni kriya dengan materi membuat aquarium mini dilakukan sebagai upaya untuk menjawab kebutuhan tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh staf pengajar Institut Seni Indonesia Padangpanjang, dengan tujuan memberikan keterampilan di bidang seni kriya serta motivasi untuk menumbuhkan kreativitas dan jiwa mandiri di kalangan siswa. Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk melatih keterampilan teknis dalam pembuatan karya seni tetapi juga untuk memperkuat rasa keingintahuan, empati, dan tanggung jawab terhadap kelestarian budaya. Metodologi yang digunakan melibatkan penyuluhan tentang pentingnya seni dalam kehidupan sehari-hari serta praktek langsung, yang memungkinkan siswa untuk terlibat secara aktif dalam proses kreatif. Hasil dari pelatihan ini adalah pembuatan prototipe aquarium mini yang tidak hanya berpotensi menjadi sumber pendapatan bagi siswa tetapi juga sebagai cendramata yang mendukung pariwisata lokal Padangpanjang. Prototipe ini mencerminkan sintesis antara estetika dan fungsi, menunjukkan bagaimana keterampilan artistik dapat diaplikasikan dalam konteks yang lebih luas. Simpulannya, pelatihan ini telah berhasil menanamkan keterampilan kriya dan kesadaran budaya, serta menginspirasi siswa untuk menghargai dan melestarikan tradisi lokal melalui inisiatif kreatif. Dengan demikian, pelatihan semacam ini perlu berkelanjutan untuk memperkaya pengalaman belajar siswa dan mempersiapkan mereka menjadi pelaku aktif dalam memajukan serta mempertahankan kekayaan budaya Indonesia.
Downloads
References
Anufia, B. (2019). Instrumen Pengumpulan Data. Https://Www.Academia.Edu/38324134/Instrumen_Pengumpulan_Data
Bagaimana Dampak Budaya Asing Dalam Era Globalisasi Di Indonesia? (N.D.). Retrieved December 25, 2023, From Https://Tirto.Id/Bagaimana-Dampak-Budaya-Asing-Dalam-Era-Globalisasi-Di-Indonesia-Gdhz
Rikarno, R. (2018). Membentengi Pengaruh Budaya Global Terhadap Kesenian Tradisi Tanggung Jawab Besar Akedemisi Pendidikan Seni. Prosiding Seminar Nasional 21 Universitas Pgri Palembang.
Guntur. (2004). Ornamen Sebuah Pengantar. Surakarta: Stsi Surakarta.
Gustami, S. (2007). Butir- Butir Mutiara Estetika Timur " Ide Dasar Penciptaan Seni Kriya Indonesia. Yogyakarta:
Pasca Sarjana Isi Yogyakarta. Kartika, D. S. (2017). Seni Rupa Modern. Bandung: Penerbit Rekayasa Sains.
Oktora, S. I., & Muhtasib, N. (2019). The Impact Of Information And Communicationtechnology (Ict) On The Indonesian Apparel Export.Buletin Ilmiah Litbangperdagangan,13(1), 119136.
Sachari, A. (2002). Estetika Makna, Simbol Dan Daya. Bandung: Itb.
Soedjono. (2010). Berkreasi Dengan Kulit: Seri Kreatif Dan Terampil. Bandung: Remadja Karya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Sumadi Sumadi, Hendratno Hendratno, Alipuddin Alipuddin, Heru Nengrum, Asmidar Asmidar, Eva Yanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





