Sosialisasi Pencegahan dan Kewaspadaan Dini terhadap Radikalisme pada Kaum Muda Desa Tangkampulit

Authors

  • Asri Reni Handayani STIKes Griya Husada Sumbawa
  • Nur Arifatus Sholehah STIKes Griya Husada Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i3.594

Keywords:

kaum muda, radikalisme

Abstract

Radikalisme kini menyebar luas di Indonesia dan pengaruh radikalisme yang merupakan suatu pemahaman baru yang dibuat oleh pihak tertentu mengenai isu-isu tertentu, seperti agama, sosial, dan politik cenderung disertai dengan kekerasan. Generasi muda merupakan salah satu target utama yang kerap menjadi sasaran berbagai kelompok radikal di berbagai belahan dunia. Mereka direkrut melalui berbagai cara, terutama dengan memanfaatkan komunikasi di dunia maya. Hasil survei tersebut menguatkan dugaan bahwa generasi muda adalah sasaran penyebaran radikalisme karena generasi muda paling rentan disusupi penyesatan, oleh karena itu tindakan preventif perlu dilakukan. Tujuan pengabdian masyarakat ini, untuk meningkatkan dan memperluas serta mengembangkan pengetahuan generasi muda tentang pencegahan dan kewaspadaan dini terhadap radikalisme. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah di Desa Tangkampulit. Hasil yang direncanakan adalah meningkatkan pengetahuan serta kesadaran akan radikalisme bagi generasi muda. Hasil yang dicapai adalah pemahaman dan kesadaran lebih baik dari generasi muda tentang radikalisme.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus Sb. 2016. Deradikalisasi Dunia Maya: Mencegah Simbiosis Terorisme Dan Media .Jakarta: Daulat Press.

Cambridge University. 2008. Cambridge Advanced Leraners Dictionary. Cambridge University Press.

Coreno, T. 2000. Fundamentalism As A Class Culture. Sociology Of Religion, 63(3), 335–336.

Iwan Satriawan, Muhammad Nur Islami, And Tanto Lailam, “Pencegahan Gerakan Radikalisme Melalui Penanaman Ideologi Pancasila Dan Budaya Sadar Konstitusi Berbasis Komunitas,” Jurnal Surya Masyarakat 1, No. 2 (2019): 99–110. Hlm. 100. Https://Jurnal.Unimus.Ac.Id/Index.Php/Jsm/Article/ View/4460

Jhon W. Santrock,. 2002. Adolescence Perkembangan Remaja, Jakarta: Erlangga.

Khamdan, M. 2016. Pengembangan Nasionalisme Keagamaan Sebagai Strategi Penanganan Potensi Radikalisme Islam Transnasional. Addin, 10(1), 207-232.

Nur Azizah, “Empat Indikator Warga Terpapar Radikalisme,” Medcom.Id, Https://Www.Medcom.Id/Nasional/Peristiwa/Yb Drgjpk-Empat-Indikator-Warga-Terpapar-Radikalisme.

Pebriansyah Ariefana, “5 Ciri Orang Yang Terpapar Radikalisme Versi Bnpt,” Suara.Com, Https://Www.Suara.Com/News/2018/09/27/071500/ 5-Ciri-Orang-Yang-Terpapar-Radikalisme-Versibnpt.

Setara Institute. 2011. Radikalisme Agama Di Jabodetabek Dan Jawa Barat: Implikasinya Terhadap Jaminan Kebebasan Keragaman/Berkeyakinan. Setara Institute.

Zuly Qodir, 2014. Radikalisme Agama Di Indonesia, Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2022-06-02

How to Cite

Handayani, A. R. ., & Sholehah, N. A. . (2022). Sosialisasi Pencegahan dan Kewaspadaan Dini terhadap Radikalisme pada Kaum Muda Desa Tangkampulit. Jurnal Abdidas, 3(3), 405 - 411. https://doi.org/10.31004/abdidas.v3i3.594

Issue

Section

Articles