Peran Bank Sampah Induk dalam Pengelolaan Sampah Kota Medan

Authors

  • Restu Auliani Poltekkes Kemenkes RI Medan, Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/abdidas.v1i5.80

Keywords:

bank sampah, peran serta masyarakat, sektor swasta, pengelolaan sampah

Abstract

Bank sampah memberikan solusi yang mampu menghasilkan keuntungan tidak hanya lingkungan menjadi bersih tapi juga dapat meningkatkan nilai ekonomi dan memberdayakan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme bank sampah induk berbasis masyarakat dari segi layanan dan konsep berkelanjutan yang dikembangkan pada Bank Sampah Induk Sicanang, mengetahui jumlah sampah yang dikelola dan untuk mengetahui peran serta sektor swasta (eksternal) dalam mendukung kegiatan pengelolaan sampah melalui Bank Sampah Induk Sicanang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitiatif. Mekanisme pengelolaan sampah di BSIS yaitu masyarakat memilah sampah dan menabung di bank sampah binaan. Hadirnya BSIS di masyarakat dapat meningkatkan nilai perekonomian masyarakat, memunculkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kepedulian pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan. Jumlah sampah yang dikelola Bank Sampah Induk Sicanang adalah 208,6 kg/hari. Jika dibandingkan dengan jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat Kota Medan adalah 98.528 kg/hari, maka Bank Sampah Induk Sicanang hanya mampu mengelola 0,211% dari total sampah kota Medan. Peran serta sektor swasta berupa bantuan dana digunakan untuk membuat program pengembangan masyarakat seperti lokakarya daur ulang, peningkatan promosi, mengusulkan cabang baru dan nasabah baru dan mangadakan pelatihan pengelolaan sampah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dewanti, M., Purnomo, E. P., & Salsabila, L. (2020). Analisa Efektifitas Bank Sampah Sebagai Alternatif Pengelolaan Sampah Dalam Mencapai Smart City Di Kabupaten Kulon Progo. Publisia: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 5(1), 21–29. https://doi.org/10.26905/pjiap.v5i1.3828

Dhokhikah, Y., Trihadiningrum, Y., & Sunaryo, S. (2015). Community participation in household solid waste reduction in Surabaya, Indonesia. Resources, Conservation and Recycling, 102, 153–162. https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2015.06.013

Elza, N. I., Ekayani, M., & Ismail, A. (2020). Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat : layakkah Secara Finansial? (Studi Kasus : Bank Sampah Rangga mekar). Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 4(2), 335–342.

Guerrero, L. A., Maas, G., & Hogland, W. (2013). Solid waste management challenges for cities in developing countries. Waste Management, 33, 220–232.

Indrianti, N. (2016). Community-based Solid Waste Bank Model for Sustainable Education. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 224(August 2015), 158–166. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2016.05.431

Khair, H., Putri, C. N., Dalimunthe, R. A., & Matsumoto, T. (2018). Examining of solid waste generation and community awareness between city center and suburban area in Medan City, Indonesia. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 309(1), 2–5. https://doi.org/10.1088/1757-899X/309/1/012050

Rubiyannor, M., & Abdi, C. (2016). Kajian Bank Sampah Sebagai Alternatif Pengelolaan. Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan), 2(1), 39–50.

Wijayanti, D. R., & Suryani, S. (2015). Waste Bank as Community-based Environmental Governance: A Lesson Learned from Surabaya. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 184(August 2014), 171–179. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.05.077

Wulandari, D., Utomo, S. H., & Narmaditya, B. S. (2017). Waste bank: Waste Management Model in Improving Local Economy. International Journal of Energy Economics and Policy, 7(3), 36–41.

Downloads

Published

2020-09-08

How to Cite

Auliani, R. (2020). Peran Bank Sampah Induk dalam Pengelolaan Sampah Kota Medan . Jurnal Abdidas, 1(5), 330-338. https://doi.org/10.31004/abdidas.v1i5.80