Redesain Musala Nurul Haq, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kota Pekanbaru dengan Pendekatan Arsitektur Islam
DOI:
https://doi.org/10.31004/abdidas.v4i2.791Keywords:
musala, mesjid, redesain, pengabdian masyarakat, arsitektur IslamAbstract
Musala merupakan perkembangan istilah dari masjid yang merupakan tempat beribadah bagi umat muslim. Kini Musala disematkan untuk ruang yang dikhususkan untuk menunaikan sholat dan tidak semestinya memiliki jamaah sendiri secara khusus. Musala Nurul Haq merupakan salah satu tempat ibadah di Kelurahan Tangkerang Tengah yang biasa digunakan oleh warga sekitar untuk beribadah. Namun sampai saat ini pembangunan musala Nurul Haq belum selesai dan fasilitas bangunan juga masih belum terencana dengan baik. Kami melakukan redesain dengan pendekatan Arsitektur Islam terhadap bangunan musala dengan tujuan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data terdiri dari: 1) observasi; 2) wawancara; 3) dokumentasi; 4) studi dokumen. Tahapan pelaksanaan kegiatan terdiri dari: 1) persiapan; 2) survey lapangan; 3) olah data; 4) rancangan desain; 5) penyusunan laporan. Kami menambahkan dan memperbaiki fasilitas musala seperti ruang gharim, gudang, dan ruang minaret. Perbaikan juga dilakukan pada bagian fasad bangunan agar dapat menampilkan karakteristik musala. Selain eksterior, perbaikan juga dilakukan pada bagian interior dengan menambahkan ornamen-ornamen Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen perancangan dalam bentuk gambar dan visualisasi bangunan yang terukur, sehingga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi para pihak terkait dalam merenovasi bangunan.
Downloads
References
American Heritage Dictionary (2006). The American Heritage Dictionary For Learners Of English. Boston: Houghton Mifflin.
Depdikbud. (1996). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Kedua). Jakarta: Balai Pustaka
Fikriarini, Aulia. 2010. Arsitektur Islam: Seni Ruang Dalam Peradaban Islam. Jurnal El-Harakah. Vol.12 No.3.
Handryant, Aisyah N. 2010. Masjid Sebagai Pusat Pengembangan Masyarakat: Integrasi Konsep Habluminallah, Habluminannas, Dan Habluminal”Alam. Uin-Malang Press. Malang
Mortada, H. (2003). Traditional Islamic Principles Of Built Environment. New York: Routledgecurzon.
Omer, S. (2008). Toward Understanding Islamic Architecture. Islamic Studies, 483-510.
Saoud, Rabah. 2002. Januari. An Introduction To Islamic Architecture. Fstc Limited: Manchester.
Sobh, R., & Belk, R. (2011). Domains Of Privacy And Hospitality In Arab Gulf Homes. Journal Of Islamic Marketing, Ii, 125-137.
Sumalyo, Yulianto. 2000. Arsitektur Mesjid. Cetakan Pertama. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Syafe’i, M. (2015). Masjid Dalam Perspektif Sejarah Dan Hukum Islam. Direktorat Fpips Upi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nurrul Helen, Laili Dwi Annisa, Oriana Paramita Dewi, M H D Lukman, Gilang Effendi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





