Edukasi Anemia Berbasis Monopoly Simulation pada Remaja Putri di SMK Negeri 1 Kota Sorong

Authors

  • Radeny Ramdany Poltekkes Kemenkes Sorong, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i2.247

Keywords:

anemia, monopoly simulation, remaja putri

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan di seluruh dunia terutama negara berkembang yang diperkirakan 30% penduduk dunia menderita anemia. Anemia banyak terjadi terutama pada remaja dan ibu hamil. Menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (2012), prevalensi penyakit anemia pada remaja putri sebesar 75,9%. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri di SMK Negeri 1 Kota Sorong tentang penyakit anemia melalui edukasi berbasis monolopy simulation. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 22 Oktober 2019 di ruang kelas SMK Negeri 1 Kota Sorong. Metode yang digunakan berupa pemeriksaan anemia menggunakan alat Hb meter, pembagian tablet Fe, serta pemberian edukasi anemia menggunakan permainan monopoly simulation. Berdasarkan hasil evaluasi, sebelum dilakukan edukasi melalui permainan monopoly simulation  siswi yang memiliki pengetahuan baik tentang anemia hanya sebesar 5% saja, dan setelah diberikan edukasi, siswi yang memiliki pengetahuan baik sebesar 27,5%, yang berarti terjadi peningkatan pengetahuan siswi setelah diberi edukasi. Diharapkan agar promosi kesehatan terus dilakukan untuk mengoptimalkan penurunan kejadian anemia. Dalam upaya promosi kesehatan sebaiknya petugas kesehatan menggunakan berbagai macam metode yang bervariasi disesuaikan dengan sasaran agar dapat menarik minat masyarakat sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik, salah satunya menggunakan metode monopoly simulation yang bisa dimanfaatkan dalam proses pembelajaran di kelas maupun di masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allen LH., de Benoist B., Dary O., Hurrel R. (2006). Guidelines on food fortification with micronutrients. Geneva. World Health Organization, 2006; 3-15. Availablel :http://www.who.int/nutrition/publications/guide_food_fortificationmicronutrients.pdf

Arisman., MB. (2004). Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta: EGC

Departemen Kesehatan RI. (2010). Riset Penelitian Dasar (RISKESDAS). Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Depkes RI.

Departemen Kesehatan RI. (2013). Riset Penelitian Dasar (RISKESDAS). Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Depkes RI.

Departemen Kesehatan RI. (2017). Riset Penelitian Dasar (RISKESDAS). Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Depkes RI.

Dinas Kesehatan Kota Sorong. (2015). Profil Kesehatan Kota Sorong. Sorong : Dinas Kesehatan Kota Sorong.

Eko Wijanti Ribut., Rahmaningtyas Indah & Dewi, W. (2012). Hubungan Pola Makan Ibu Hamil Trisemester III dengan Kejadian Anemia. Vol II No.2.

Fadlilah, M. (2009). Hubungan Lama Menstruasi, Status Gizi, Konsumsi Bahan Makanan Peningkat - Penghambat Absorpsi Fe dan Kadar Hemoglobin Pada Karyawati PT. Wyeth Indonesia S1 Undergraduate Esa Unggul Jakarta.

Ircham, Machfoedz., dan Eko, Suryani. (2008). Pendidikan Kesehatan Bagian Dari Promosi Kesehatan, Yogyakarta: Fitramaya.

Kustijono, Rudy. (2003). Pengantar Media Pembelajaran. Surabaya: Unesa –University Press.

Leyla Karaoglu., Erkan, Pehlivan. (2007). The Prevalence of Nutritional Anemia in Pregnancy in East Anatolian Province, Turkey. BMC Public Health.

Machfoedz., dan Suryani. (2009). Pendidikan Kesehatan Bagian dari Promosi Kesehatan. Cet ke 3. Yogyakarta: Fitramaya.

Mahenaz, Akhtari., Ismail, Hassan. (2012). Severe Anemia during Late Pregnancy Hindawi Publishing Corporation Case Reports in Obstetrica and Gynecology Volume 2012, Article ID 485452, 3 pages doi:10.1155/2012/485352

Merryana, A., Bambang, W. (2012). Peranan Gizi Dalam Siklus Kehidupan. Jakarta : Kencana.

Nasreen, H., Ahmed, SM., Begum, HA., Afsana, K. (2010). Maternal neonatal and Child health programmers in Bangladesh : review of good practies and lessons learned. Series 32 research monograph. Dhaka : BRAC Center.

Notoatmodjo. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Notoatmojo. (2005). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Poggi, SBH. (2007). Postpartum haemorrhage and abnormal puerperium. In: AH Decherney, L Nathan, TM Goodwin, N Laufer (Eds); Current Diagnosis and Treatment, Obstetics and Gynecology, 10 th edn. New York : NY:Mc Graw-Hill Medical, 2007;477-484

Sadiman, Arief S., dkk. (2009). Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatan. Jakarta: Raja Grafinda Persada.

Saifudin. (2008). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Edisi I Cetakan keempat. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwoni

Saputri, I. Y., & Azam, M. (2015). Efektivitas metode simulasi permainan “monopoli hiv” terhadap tingkat pengetahuan komprehensif HIV/AIDS pada remaja di Kota Semarang (studi kasus di SMA Kesatrian 1 Semarang). Unnes Journal of Public Health, 4(4).

WHO. (2008). Worldwide Prevalence Of Anaemia 1993-2005: WHO Global Database on Anemia., Edited by Benoist Bruno de, WHO Press, Geneva, p. 7-8

Downloads

Published

2021-04-04

How to Cite

Ramdany, R. (2021). Edukasi Anemia Berbasis Monopoly Simulation pada Remaja Putri di SMK Negeri 1 Kota Sorong. Jurnal Abdidas, 2(2), 280 - 286. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i2.247

Issue

Section

Articles