Penyuluhan Tata Cara Pendistribusian Obat di RSIA Mutiara Bunda Padang
DOI:
https://doi.org/10.31004/abdidas.v1i6.231Keywords:
manajemen logistik, obat, rumah sakitAbstract
Pelayanan farmasi merupakan salah satu pelayanan penunjang di rumah sakit. Salah satu bentuk pengelolaan sediaan di bagian kefarmasian yaitu pendistribusian, yang merupakan suatu rangkaian kegiatan dalam rangka menyalurkan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai dari bagian penyimpanan sampai bagian pelayanan. Dalam pelaksanaan pendistribusian petugas tetap menjaga mutu, stabilitas, jumlah dan menjaga ketepatan waktu, agar pengelolaan bisa berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di RSIA Mutiara Bunda Padang. Beberapa langkah dalam pelaksanaan kegiatan yaitu tahap persiapan, tahapan pelaksanaan, pembuatan artikel pengabdian, dan tahap evaluasi penerapan kegiatan ini dilakukan secara kolaborasi antara Dosen STIKES Dharma Landbouw Padang dan mahasiswa. Kegiatan dilakukan kunjungan secara terbatas ke rumah sakit, dikarenakan pada masa pandemi. Tim pengabdi tetap menggunakan protokol kesehatan dalam melakukan penyuluhan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian di RSIA Mutiara Bunda Padang sudah berjalan dengan baik. Meskipun pada masa pandemi tetapi hal ini tidak menjadi batasan dalam melakukan penyuluhan dan sosialisasi. Hal ini juga dibuktikan dengan alur yang ada di rumah sakit sudah sesuai dengan aturan dan pedoman yang berlaku.
Downloads
References
Adi Kurniawan Susanto, Gayatri Citraningtyas, W. A. L. (2017). Evaluasi Penyimpanan Dan Pendistribusian Obat Di Gudang Instalasi Farmasi Rumah Sakit Advent Manado. Pharmacon Jurnal Ilmiah Farmasi, 6(4). https://doi.org/10.35799/pha.6.2017.17724
BPOM. Peraturan BPOM Nomor 6 Tahun 2020 tentang Prubahan atas Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pedoman Teknis Cara Distribusi Obat yang Baik (2020).
Pebrianti. (2019). Manajemen Logistik Pada Gudang Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Kabelota Kabupaten Donggala. E-Jurnal Katalogis, 3(7), 127–136.
Permenkes RI. Nomor 72 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit, 147 § (2016). Jakarta, Indonesia.
Rusli. (2016). Farmasi Rumah Sakit dan Klinik. Jakarta Selatan: Pusdik SDM Kesehatan, Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. Retrieved from http://publications.lib.chalmers.se/records/fulltext/245180/245180.pdf%0Ahttps://hdl.handle.net/20.500.12380/245180http://dx.doi.org/10.1016/j.jsames.2011.03.003%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.gr.2017.08.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.precamres.2014.12.0
Suci Suciati, W. B. . A. (2006). Analisis Perencanaan Obat Berdasarkan ABC Indeks KKritis di Instalasi Farmasi. Manajemen Pelayanan Kesehatan, 09, 19–26. Retrieved from https://jurnal.ugm.ac.id/jmpk/article/view/2729/2451
Suherman, S., & Nurwahyuni, A. (2019). Analisa Pengelolaan Kebutuhan Logistik Farmasi pada Instalasi Farmasi RS MBSD Periode Juli 2017- Juni 2018. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 5(2), 49–58. Retrieved from http://journal.fkm.ui.ac.id/arsi/article/view/3195
Yasli, D. Z. (2015). Manajemen Logistik Obat di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Dr. M. Djamil Kota Padang tahun 2015.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Dicho Zhuhriano Yasli, Linda Handayuni, Ririn Afrima Yenni, Putri Susanti, Meta Hariani, Rifky Noffrian, Tania Tania

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





