Redesain Sudut Jalan sebagai Ruang Terbuka Hijau Kontekstual di Kawasan Heritage Baluwarti Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/abdidas.v7i3.1369Keywords:
Ruang terbuka hijau, redesain taman, kawasan heritage, Baluwarti, Keraton SurakartaAbstract
Ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan heritage perkotaan menghadapi tantangan ganda antara pemenuhan kebutuhan ruang publik dan pelestarian karakter historis kawasan. Kelurahan Baluwarti, sebuah permukiman bersejarah di dalam tembok Keraton Surakarta, memiliki beberapa lahan RTH yang belum dikelola secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan menghasilkan produk redesain RTH yang sesuai dengan karakter kawasan heritage Baluwarti melalui empat tahap: pengumpulan data lapangan, pembuatan desain, konsultasi partisipatif bersama pihak kelurahan, serta evaluasi dan finalisasi desain. Kegiatan ini menghasilkan tiga produk redesain yaitu taman depan, dan samping Kantor Kelurahan Baluwarti, serta Taman Mangkuyudan, yang menerapkan elemen kontekstual seperti ornamen gunungan, panel dinding bermotif batik, papan informasi berarsitektur Jawa, serta penataan pencahayaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan redesain kontekstual mampu mengoptimalkan lahan yang sebelumnya tidak terkelola menjadi ruang publik yang estetis, fungsional, dan memperkuat identitas budaya kawasan Baluwarti.
Downloads
References
Aguspriyanti, C. D. (2021). Green Corridors: Potensi Peningkatan Ruang Terbuka Hijau Publik Ramah di Kota Padat (Studi Kasus Kota Malang). Jurnal Arsitektur ZONASI, 4(2), 234–345. https://doi.org/10.17509/JAZ.V4I2.33439
Agustiyara, A., Mutiarin, D., Nurmandi, A., Kasiwi, A. N., & Ikhwali, M. F. (2025). Mapping Urban Green Spaces in Indonesian Cities Using Remote Sensing Analysis. Urban Science 2025, Vol. 9, Page 23, 9(2), 23. https://doi.org/10.3390/URBANSCI9020023
Ekawati, J., Rubi Ari Musaddad, Putri Nur Ajizah, Syarif Fauzan, Imas Eliani, Tate Wijaya, Muhammad Zulfikar, & Muhammad Wilman Fadlirrahman. (2025). Penerapan Fungsi pada Desain Ruang Terbuka Hijau untuk Kota Berkelanjutan. Jurnal Permukiman, 20(2), 61–74. https://doi.org/10.31815/JP.2025.20.61-74
Garau, C., Askarizad, R., & Pinna, F. (2025). Urban governance to support adaptable solutions for conversion of residual street spaces into social spaces. Scientific Reports, 15(1). https://doi.org/10.1038/S41598-025-16569-2
Idris, I., Hoque, M. E., & Susanto, P. (2022). Willingness to pay for the preservation of urban green space in Indonesia. Cogent Economics & Finance, 10(1). https://doi.org/10.1080/23322039.2021.2008588
Kencana Adi Pamungkas, N., Daniella Putri Widyasari, M., Totti Sugiarto, B., Marlina, A., & Pamungkas, A. (2025). Perancangan Vertical Garden dan Pergola sebagai Pendukung Kampung Iklim di Kelurahan Baluwarti. Jurnal Abdidas, 6(6), 817–823. https://doi.org/10.31004/ABDIDAS.V6I6.1245
Li, L., Wu, Y., & Zhang, J. (2025). Bridging Heritage Conservation and Urban Sustainability: A Multidimensional Coupling Framework for Walkability, Greening, and Cultural Heritage in the Historic City of Shenyang. Sustainability 2025, Vol. 17, Page 5284, 17(12), 5284. https://doi.org/10.3390/SU17125284
Agusta Kurniati, K., Dike, D., & Parida, L. (2021). Pengembangan Literasi Lingkungan untuk Membangun Sekolah Sehat dan Hijau di SD Negeri 01 Kenukut Kecamatan Kelam Permai Kabupaten Sintang. Jurnal Abdidas, 2(2), 223–230. https://doi.org/10.31004/ABDIDAS.V2I2.243
Maharani, B., Permana, R. C. T. H., & Utomo, R. P. (2024). Faktor-faktor yang Mendorong Penggunaan Ruang Publik bagi Warga di Permukiman Padat (Studi Kasus Lingkungan Rusunawa Begalon I & II, Kota Surakarta). Desa-Kota, 6(1), 14. https://doi.org/10.20961/DESA-KOTA.V6I1.75698.14-25
Moreno, M., Ortiz, P., & Ortiz, R. (2023). Analysis of the impact of green urban areas in historic fortified cities using Landsat historical series and Normalized Difference Indices. Scientific Reports 2023 13:1, 13(1), 8982-. https://doi.org/10.1038/s41598-023-35844-8
Damianus, A., Fadilah, F., Wahyono, F. E., & Rizky, N. (2019). Arsitektur hijau berkelanjutan pada permukiman heritage berbasis smart city melalui partisipasi masyarakat (studi kasus: Kampung Maspati). Architecture & Environment, x(y), 1–34. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.19504.10240
Purnamaselfi, M. W., & Widyasamratri, H. (2022). Studi Literatur : Analisis Penyediaan Ruang Terbuka Hijau di Wilayah Urban. Jurnal Kajian Ruang, 1(1), 29. https://doi.org/10.30659/JKR.V1I1.19976
Ripp, M., Ginzarly, M., Mark Jones, Z., & Taylor, K. (2025). Urban Open Space Systems and Green Cities: History, Heritage, and All That. Land 2025, Vol. 14, Page 582, 14(3), 582. https://doi.org/10.3390/LAND14030582
Ripp, M., Gustafsson, C., Jones, Z., Majumdar, S., & Ginzarly, M. (2025). Historic Urban Landscapes and Heritage Systems as the Basis for Sustainable Urban Development. Land 2025, Vol. 14, Page 1783, 14(9), 1783. https://doi.org/10.3390/LAND14091783
Rizki, A. R., Tumuyu, S. S., & Rushayati, S. B. (2024). The Impact of Urban Green Space on The Urban Heat Island Phenomenon – A Study Case in East Jakarta, Indonesia. Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning, 11(1), 31–42. https://doi.org/10.14710/GEOPLANNING.11.1.31-42
Setyabudi, I., & Agus, V. T. S. (2020). Redesain Taman Kota Trunojoyo Kota Malang Melalui Pendekatan Lanskap Kota. Jurnal Lanskap Indonesia, 12(2), 79–88. https://doi.org/10.29244/JLI.V12I2.32690
Sutapa, I. D. A., Mbarep, D. P. P., Hasibuan, H. S., & Zalewski, M. (2023). Ecohydrology Approach to Strengthen Public Green Open Space Management towards Comfortable Common Space and Playground in Kalijodo Area – Jakarta Province, Indonesia. Ecohydrology and Hydrobiology, 23(4), 518–531. https://doi.org/10.1016/J.ECOHYD.2023.04.005
Wakhidah, A. Z., Anggraini, E., Hanifah, M., Nurillah, R., & Mulyani, S. (2024). Urban Green Open Space in Metro, Lampung, Indonesia: Vegetation Structure, History, and Function. Media Konservasi, 29(2), 272. https://doi.org/10.29244/medkon.29.2.272
Wen, Z., Zhao, J., & Li, M. (2024). A Study on the Influencing Factors of the Vitality of Street Corner Spaces in Historic Districts: The Case of Shanghai Bund Historic District. Buildings 2024, Vol. 14, Page 2947, 14(9), 2947. https://doi.org/10.3390/BUILDINGS14092947
Yuliani, S., & Setyaningsih, W. (2025). Green architecture in tourism sustainable development a case study at Laweyan, Indonesia. Journal of Asian Architecture and Building Engineering, 24(1), 27–38. https://doi.org/10.1080/13467581.2023.2287198
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Putri Mujtahidah, Daruningrum Baitsatulhaq Inhardy, Sergeiy Hristosvati, Fransisca Ayu Gracia, Faiz Hanuraga Febrianta Prayudhi, Avi Marlina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





