Memupuk Karakter, Memulihkan Perilaku dan Emosi: Implementasi Program BERANI bagi Anak Asuh di Panti Asuhan
DOI:
https://doi.org/10.31004/abdidas.v7i1.1295Keywords:
Orphanage Children, Program BERANI, Psychoeducation, Mental HealthAbstract
Hipertensi atau yang lebih dikenal dengan sebutan penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah Anak asuh yang tinggal di panti asuhan seringkali menghadapi tantangan kesehatan mental akibat lingkungan pengasuhan yang terbatas. Program BERANI (Bertanggung Jawab, Empati, dan Bernilai Integritas) diimplementasikan untuk mengatasi masalah perilaku dan emosional pada anak asuh di Panti Asuhan Muhammadiyah Pesisir Selatan dengan pemberian edukasi yang menguatkan karakter BERANI pada anak. Kegiatan ini menggunakan desain mix methods yang melibatkan 30 anak asuh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta instrumen kuantitatif pengetahuan yang diberikan dua kali (pre-test dan post-test). Pengukuran lainnya menggunakan Strenght and Difficulties Questionnaire (SDQ) untuk digunakan untuk mengukur kondisi emosi dan perilaku anak. Pemberian edukasi dilakukan selama 30 jam dalam 7 pertemuan selama periode Juli hingga September 2025. Evaluasi menunjukkan dampak positif yang signifikan dimana proporsi anak pada kategori emosi dan perilaku bermasalah di level “very high” menurun dari 32,1% menjadi 25,5%, sementara kategori “normal” meningkat pesat dari 14,3% menjadi 45%. Dari sisi pengetahuan, materi empati mengalo peningkatan pemahaman tertinggi sebesar 43%. Meskipun terdapat sejumlah tantangan salah satunya dari kurang konsistennya jarak jadwal pelaksanann yang juga dipengaruhi jarak geografis tim pelaksana menuju lokasi, program ini berhasil memperbaiki fungsi psikologis partisipan. Program BERANI efektif dalam meningkatkan kesehatan mental dan pengetahuan tentang karakter positif dari anak asuh. Temuan ini mendorong pentingnya pemenuhan hak kesejahteraan psikologis anak di panti asuhan secara berkelanjutan.
Downloads
References
Bîrneanu, A. (2013). Behavior Problems In Foster Care Children. Revista De Asistenţ Social, 12940, 15-23.
Lawrence, C.R., Carlson, E. A., Egeland, B. (2006). The Impact Of Foster Care On Development. Dev Psychopathol, 18,57-
Doi:10.1017/S0954579406060044
Pranawati, R., Naswardi, Julhadi. (2017). Pengawasan Pemenuhan Hak Pengasuhan Anak Di Indonesia. Komisi Perlindungan Anak Indonesia.
Rahmah, S., Ilyas, A., & Nurfanah. (2014). Masalah-Masalah Yang Dialami Anak Panti Asuuhan Dalam Peneysuaian Diri Dengan Lingkungan. Konselor,3(3).
West, D., Luys, E., Gypen, L., Van Holen, F., & Vanderfaeillie, J. (2023). Behavior Problems In Foster Care, Systematic Review Of Associated Factors. Children And Youth Services Review, 155, 1-10. [107240]. Https://Doi.Org/10.1016/J.Childyouth.2023. 107240
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ranisa Kautsar Tristi, Septi Mayang Sarry, Ridho Akbar Syafwan, Lulu Fadilah Parma, Febyola Salsabila

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





