Peningkatan Kapasitas Komunitas Teater Trisud melalui Media Digital di Pesantren Tgk. Chiek Oemar Diyan

Authors

  • Lismalinda Lismalinda Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
  • Benni Andika Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
  • Muhammad Fadli Muslimin Institut Seni Budaya Indonesia Aceh

DOI:

https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i6.1261

Keywords:

Peningkatan Kapasitas Komunitas, Pemanfaatan Teknologi, Digitalisasi Teater, Inovasi Pendidikan

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar bagi dunia seni, termasuk teater, untuk beradaptasi dan berinovasi. Media digital tidak hanya memperluas kemungkinan kreativitas dan akses terhadap referensi global, tetapi juga meningkatkan keterampilan literasi digital para pelaku seni. Namun, tidak semua komunitas seni mampu memanfaatkan peluang tersebut secara optimal, sebagaimana terlihat pada Komunitas Teater Trisud di Pondok Pesantren Tgk. Chiek Oemar Diyan, Aceh Besar. Meskipun memiliki potensi dan prestasi yang menjanjikan, Trisud mengalami penurunan kualitas pertunjukan dan frekuensi latihan akibat keterbatasan sumber daya manusia, kurangnya pendamping tetap, serta rendahnya literasi teknologi. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk menghidupkan kembali eksistensi Teater Trisud melalui integrasi media digital dalam proses pembelajaran dan penciptaan karya seni. Program dilaksanakan dalam kurun waktu enam bulan dengan tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap pelaksanaan, dilakukan pelatihan intensif selama dua hari yang mencakup pengenalan dasar teater seperti teknik akting, manajemen panggung, dan improvisasi serta pelatihan pembuatan video tutorial sebagai media pembelajaran. Hasil yang yang dicapai dari program ini adalah meningkatnya motivasi, kompetensi, dan kepercayaan diri anggota Trisud, dan memperkuat keberlanjutan kegiatan teater melalui pembentukan kelompok teater berbasis digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini dapat memberdayakan siswa pesantren dengan mengintegrasikan praktik seni dan kemajuan teknologi tanpa mengabaikan nilai-nilai pendidikan dan budaya pesantren.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Backer, M. B. A. (2024). Theatre With Children: Harnessing Creative Thinking And Meaningful Reflection. Wacana Seni: Journal Of Arts Discourse, 23(S1), 94–108. Https://Ejournal.Usm.My/Wacanaseni/Article/View/Ws_Vol23-S1-2024_6

Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Buleleng. (2025, Februari 17). Manfaat Bermain Peran Bagi Anak Usia Dini. Disdikpora Buleleng. Https://Disdikpora.Bulelengkab.Go.Id/Informasi/Detail/Artikel/62_Manfaat-Bermain-Peran-Bagi-Anak-Usia-Dini

Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi. (2023, Agustus 8). Mengasah Karakter Dari Seni Teater. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi. Https://Kebudayaan.Kemdikbud.Go.Id/Mengasah-Karakter-Dari-Seni-Teater/

Putri, N. T., Hidayat, S., & Atikah, C. (2024). Dampak Media Youtube Terhadap Keyakinan Diri Siswa Laki-Laki Dalam Pembelajaran Seni Tari Di Smp. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(5), 9578–9586. Https://Doi.Org/10.31004/Edukatif.V6i5.7573

Victoria, H. D. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Mini Teater Terhadap Keterampilan Komunikasi Anak Usia 5–6 Tahun Di Tk Karunia Medan Johor. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(4), 307–320. Https://Journal.Lpkd.Or.Id/Index.Php/Hardik/Article/View/832

Meidearnia, N., Lubis, S. R., Jayadi, H. S., & Safitri, M. (2024). Penggunaan Teknologi Dalam Seni Dan Kreativitas Untuk Mendapatkan Uang. Dedikasi, 3(2).

Sari, L. F. M. (2019). Penciptaan Karya Pertunjukan Teater Dengan Judul Kita Terbalik [Skripsi, Institut Seni Indonesia Surakarta]. Fakultas Seni Pertunjukan, Isi Surakarta.

Universitas Negeri Surabaya. (N.D.). Hari Teater Sedunia: Begini Tantangan Dan Peluang Teater Era Digital Menurut Pakar Unesa. Unesa.Ac.Id. Diakses 22 Maret 2025, Dari Https://Www.Unesa.Ac.Id/Hari-Teater-Sedunia-Begini-Tantangan-Dan-Peluang-Teater-Era-Digital-Menurut-Pakar-Unesa

Lismalinda, L., & Ismail, N. (2020). Figurative Language In A Translated Children’s Novel. Enjourme (English Journal Of Merdeka): Culture, Language, And Teaching Of English, 5(2), 125–133.

Lismalinda, L., & Arianto, T. (2018). Child Literature Genre Formulation In Walt Disney Animation Movie. Jurnal Basis, 5(2), 11–20.

Andika, B., & Sukman, F. F. (2024). Optimalisasi Sistem Pelatihan Monolog: Penggabungan Teknologi Dan Seni Untuk Peningkatan Kinerja Aktor Dalam Pertunjukan Karya “Nurani” [Laporan Proyek]. Institut Seni Budaya Indonesia Aceh.

Susandro, S., Andika, B., & Permata Sari, D. (2019). Pengenalan Hikayat Amat Rhang Manyang Melalui Pmtoh Kepada Siswa/I Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar. Batoboh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 124. Https://Doi.Org/10.26887/Bt.V4i2.964

Downloads

Published

2025-12-23

How to Cite

Lismalinda, L., Andika, B. ., & Muslimin, M. F. . (2025). Peningkatan Kapasitas Komunitas Teater Trisud melalui Media Digital di Pesantren Tgk. Chiek Oemar Diyan. Jurnal Abdidas, 6(6), 851 - 860. https://doi.org/10.31004/abdidas.v6i6.1261

Issue

Section

Articles