Pelatihan Pembuatan Makanan Tambahan Ibu Hamil yang Diperkaya Protein Sorgum Sebagai Alternatif Makanan Pengentas Stunting Masa Dini di Desa Kuta

Authors

  • Melycorianda Hubi Ndapamuri Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Marten U Nganji Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Yonce M Killa Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Uska P Jawang Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Lusia D Lewu Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Suryani K K L Kapoe Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Italia D Hinda Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Mia K A Djawa Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Michelle A O Radjah Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Mersi Mandaha Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Intan D R Come Agroteknologi, Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

DOI:

https://doi.org/10.31004/abdidas.v5i6.1039

Keywords:

desa Kuta, pengentas stunting, watar hamu

Abstract

Watar Hamu merupakan jenis sorgum lokal yang berasal dari pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Terdapat 4 jenis sorgum lokal yang dibudidayakan oleh masyarakat Sumba sebagai tanaman pelindung (biasanya dibudidayakan di pinggir sawah), pakan ternak dan sebagai makanan selingan. Padahal sorgum dapat diolah menjadi makanan pengganti beras atau tepung sebagai bahan dasar untuk diversifikasi pangan. Tujuan pengabdian ini adalah mengedukasi masyarakat Desa Kuta terlebih para calon ibu, ibu hamil dan ibu mengasihi untuk mengolah sorgum sebagai makanan alternative. Metode pengabdian masyarakat ini dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat warga di wilayah Desa Kuta dengan memberikan ceramah dan informasi tentang manfaat tepung sorgum sebagai  pangan alternative. Hasil observasi awal melalui diskusi, 15 orang peserta belum mengetahui cara memanfaatkan tepung sorgum. Setelah dilakukan penyuluhan dan praktek langsung pengolahan tepung sorgum, seluruh peserta memahami cara mengolah tepung sorgum.  Hasil pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dukungan dalam rangka menerapkan dan mengembangkan pangan alternative di Nusa Tenggara Timur sebagai pengentas stunting masa dini. Kesimpulan pengabdian masyarakat kali ini adalah kegiatan berjalan dengan baik dan lancar serta antusias peserta pengabdian masyarakat snagat tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. 2021. Kecamatan Kanatang dalam Angka. Kabupaten Sumba Timur

Lestari, E., Z. Shaluhiyah, M. S. Adi. 2023. Intervensi Pencegahan Stunting pada Masa Prakonsepsi, Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPKKI) 6(2), 214-221

Pekuwali, E. 2023. Skripsi. Kajian Morfologi Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor L) Varietas Lokal Sumba Timur.

Pryzbylska-Balcerek, A., J. Frakowski, K. Stuper-Szablewska. 2019. Bioactive Compound in Sorghum, European Food Res. Technol 245.5, 1075-1080

Wulandari, D., K. Aristiati, J. Supadi. 2016. Analisis Determinan Kejadian Stunting Anak Balita di Pedesaan Demak. Jurnal Riset Gizi, 4(2), 13-18

Downloads

Published

2024-12-27

How to Cite

Ndapamuri, M. H., Nganji, M. U., Killa, Y. M., Jawang, U. P. ., Lewu, L. D., Kapoe, S. K. K. L. ., Hinda, I. D. ., Djawa, M. K. A. ., Radjah, M. A. O. ., Mandaha, M., & Come, I. D. R. (2024). Pelatihan Pembuatan Makanan Tambahan Ibu Hamil yang Diperkaya Protein Sorgum Sebagai Alternatif Makanan Pengentas Stunting Masa Dini di Desa Kuta. Jurnal Abdidas, 5(6), 861 - 865. https://doi.org/10.31004/abdidas.v5i6.1039

Issue

Section

Articles

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.